Patsho's Blog

Mengatur Uang (3)

Posted on: October 24, 2010

b. Berasa tetap kaya dan aman

Ada keadaan lain di mana, mungkin kita memiliki uang, namun kita memakai kartu kredit hanya karena keuntungan yang diberikan dari kartu itu, misal tambahan diskon, atau promo yang lain. Kita tidak membeli sesuatu yang di luar kemampuan kita. Apakah penggunaan kartu seperti ini tidak menimbulkan efek negatif pada kita?

Ketika kita menggunakan kartu kredit, sejumlah uang yang kita pakai tidak langsung dikurangkan dari rekening atau kita bayarkan. Bila anda mengambil cicilan, maka baru akan dikurangkan bertahap tiap bulan. Bila anda tidak mengambil cicilan, maka akan dikurangkan pada akhir bulan. Meskipun di rekening kita ada sejumlah uang untuk membayar tagihan, namun ada jeda waktu dimana kita telah membelanjakan uang kita dengan berkurangnya uang kita. Waktu inilah yang harus kita waspadai, saat itu sebenarnya kita sudah membelanjakan uang, namun karena uang kita tidak langsung berkurang, kita jadi tidak merasakannya, kita tetap merasa aman dan kaya seperti saat kita belum berbelanja. Dengan kata lain pembelanjaan yang dilakukan dengan kertu kredit agak sulit terekam oleh otak kita, pembelanjaaan itu seakan tidak terjadi, karena tidak mengubah status keuangan anda saat itu, seketika itu juga. Namun sebenarnya pembelanjaan itu sungguh terjadi dan cepat akan lambat menuntut kewajiban anda untuk membayarkannya. Itulah salah satu tipuan lain dari kartu kredit. Kita jadi tetap merasa kaya dan aman meskipun telah melakukan pembelanjaan. Dapat barang namun status keuangan tetap. Hmmm keadaan yang sangat menyenangkan… namun keadaan itu hanyalah ilusi… karena tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Keadaan yang sebenarnya adalah, status keuangan kita sudah berubah, dan kita tidak sekaya dan seaman sebelumnya. Salah satu hal yang perlu kita perhatikan adalah, ketika kita merasa aman dan kaya, kita akan lebih mudah untuk berbelanja dan mengeluarkan uang. Jadi tipuan lain dari kartu kredit, membuat kita terus berbelanja tanpa menyadari perubahan status keuangan kita. Baru ketika sudah waktunya membayar, kita sering tercengang akan berapa banyaknya yang telah kita habisakan tanpa benar benar kita sadari. Keadaan akan berbeda ketika kita berbelanja dengan cara konvensional, ada uang ada barang. Saat kita berbelanja, uang kita langsung berkurang. Maka keputusan untuk berbelanja selanjutnya akan kita lakukan dengan keadaan sadar akan status keuangan kita yang sebenarnya.

Saran saya jika anda ingin menggunakan kartu kredit karena keuntungan seperti promosi dll nya, pertama jangan ambil cicilan, meskipun bunganya nol persen. Bayarkan semua di akhir bulan. Ketika anda berpikir… ” Tapi kalo dicicil kan masi akan ada uang tersisa di rekening” . Heyyyy…. itulah awal mula hutang. Hadapilah kenyataan, ketika anda membeli sesuatu, uang anda berkurang, itulah kenyataannya. Jangan terjebak ilusi yang akan membuat anda sampai pada titik awal mula hutang. Sekali lagi ini adalah mind set. Hiduplah dalam kemampuan anda.

Ketika anda memakai kartu kredit, ingat baik baik jumlah semua pemakaian anda. Dan ketika membuat neraca keuangan anda, selalu kurangkan uang yang anda miliki dengan hutang anda. Dan ingat baik baik status keuangan anda sesungguhnya. Jangan malas meghitung, nanti anda bisa buntung.

c. Membeli lebih banyak

Satu lagi yang harus diwaspadai adalah tawaran tawaran yang diberikan oleh kartu kredit. Seperti yang telah saya tulis sebelumnya, provider kartu kredit banyak membuat tawaran menarik seperti diskon, buy 1 get 1, dll yang membuat penggunanya merasa gatal jika tidak memanfaatkan tawaran itu. Seakan bakal rugi jika tidak memanfaatkannya atau takut kesempatan diskon merk tertentu seperti itu tidak akan terjadi lagi. Hal itu memberi dorongan impulsif dalam membeli. Tapi seperti yang telah saya tulis, semua promosi itu mereka lakukan bukan untuk kebaikan kita. Mereka hanya mengharapakan kita mencapai titik yang mereka inginkan. Jadi berhati hatilah. Ketika anda menghadapi tawaran semacam itu, sebelum secara impulsif anda membeli, coba ambil waktu beberapa saat untuk berpikir. Apakah saya memang membutuhkan barang itu, atau saya membeli karena ga mau rugi. Kalau ternyata anda tidak benar benar membutuhkannya, lebih baik lupakan saja tawaran itu. Karena jika anda mengikutinya, anda bakal rugi beneran karena membeli sesuatu yang tidak benar benar anda butuhkan yang mengurangi kemampuan anda membeli barang yang lebih anda butuhkan nantinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • patsho: hi natnat.... aku juga awalnya newbie makanya banyak salah beli hahahha... semoga dikau ga salah beli kaya aku round top brush nya kecil banget lho..
  • natnat: wah, lengkap sekali koleksi brushnya :) salam knal, aku rencananya mau ngumpulin brush juga nih, newbie banget soalnya.. btw round top brushnya mw d
  • Adit: Dokter mau nanya apakah persyaratan untuk 2015 sama atau berubah?dan apakah benar pemdaftar spesialis kulit kelamin kalo cowok lebih susah diterima di

Categories

%d bloggers like this: